Lapas Purwodadi Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Sholat Ied dan Penyembelihan Hewan Kurban

waktu baca 2 menit
Kamis, 28 Mei 2026 21:18 14 Redaksi

Grobogan, Faktanusantara.co.id// – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Lapas Kelas IIB Purwodadi untuk menanamkan nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.

 

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha yang berlangsung di halaman dalam lapas, dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan hewan kurban, Rabu (27/05/2026).

 

Pelaksanaan Sholat Ied diikuti warga binaan muslim bersama jajaran pegawai lapas dan turut dihadiri Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Imam Supardi menyampaikan pesan tentang makna Idul Adha sebagai sarana meningkatkan keikhlasan, kepedulian, dan persaudaraan antarsesama.

 

Dalam khutbahnya, ia menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk pengorbanan dan rasa cinta kepada sesama manusia. Jamaah pun mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk dan tertib.

 

Setelah pelaksanaan salat selesai, kegiatan berlanjut pada penyembelihan hewan kurban di area lapas. Proses tersebut melibatkan petugas serta warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kebersamaan dan tanggung jawab sosial.

 

Pada Idul Adha tahun ini, Lapas Purwodadi menerima tujuh ekor kambing kurban yang berasal dari sejumlah pihak. Bantuan tersebut masing-masing berasal dari Kejaksaan Negeri Grobogan, Baznas Kabupaten Grobogan, BPHP, PT Sumber Rejeki, dan keluarga warga binaan.

 

Sebanyak empat ekor kambing dipotong pada hari pertama, sedangkan tiga ekor lainnya dijadwalkan disembelih keesokan harinya agar pelaksanaan berjalan lancar dan tertata.

 

Suasana gotong royong tampak selama proses pemotongan hingga pembagian daging kurban di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, menyampaikan harapannya agar peringatan Idul Adha dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan nilai spiritual selama menjalani masa pembinaan.

 

Ia juga menekankan bahwa pemasyarakatan memiliki peran penting dalam membentuk warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik dan bertanggung jawab.

 

“Kami berupaya membina warga binaan agar nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan sikap yang positif dan tanpa mengulangi pelanggaran,” ujarnya.

 

Sementara itu, monitoring dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah turut dilakukan guna memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

 

Petugas lapas tetap menjalankan pengamanan dan pelayanan secara maksimal selama kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan Idul Adha ini, Lapas Kelas IIB Purwodadi berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai religius dapat terus tumbuh di lingkungan pemasyarakatan.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA