Pengendara Motor Meninggal Usai Tabrak Bus Listrik di Lenteng Agung

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Apr 2026 22:31 6 Redaksi

Jakarta, Faktanusantaraa.co.id//Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Jakarta Selatan. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah menabrak bagian belakang bus listrik yang sedang berhenti di halte kawasan Lenteng Agung, Kamis (16/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan, tepatnya di depan Stasiun Lenteng Agung. Informasi ini disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani.

Korban diketahui bernama Mohammad Nuur (58), warga Cilodong, Depok. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Stylo dengan nomor polisi B-4969-EEX. Akibat benturan yang cukup keras, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika sebuah bus listrik dengan nomor polisi B-7002-SGX yang dikemudikan Tedi (29) tengah berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di halte. Pada saat bersamaan, sepeda motor korban melaju dari arah utara ke selatan.

Diduga karena kurang waspada, korban tidak mampu menghindari bus yang berada di depannya dan langsung menabrak bagian belakang kendaraan tersebut. Polisi menyebut faktor kurang konsentrasi menjadi salah satu dugaan penyebab kecelakaan.

Benturan menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian depan sepeda motor, sementara bus hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang. Hal ini menunjukkan besarnya dampak tabrakan yang diterima kendaraan roda dua.

Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan penanganan, mulai dari mengamankan tempat kejadian, meminta keterangan saksi, hingga mengevakuasi korban.

Dua orang saksi di lokasi juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Kepolisian masih mendalami kasus ini untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dari pihak-pihak terkait.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di kawasan padat seperti sekitar halte dan stasiun. Menjaga jarak aman dan tetap fokus di jalan menjadi hal penting guna menghindari kejadian serupa.

Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Laka Lantas Jakarta Selatan, dan seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA