SMSI Jateng Perkuat Kolaborasi Pers dan Aparat untuk Bangun Informasi Publik yang Sehat

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Agu 2026 21:15 17 Redaksi

SEMARANG, Faktanusantara.co.id//, – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah mendorong terciptanya hubungan yang semakin konstruktif antara perusahaan pers dengan aparat penegak hukum (APH), pemerintah daerah, TNI, serta lembaga yang memiliki tugas di bidang komunikasi publik.

Plt Ketua SMSI Jawa Tengah, Jayanto Arus Adi, menilai komunikasi yang terbuka antara insan pers dan berbagai institusi menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan penyampaian informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Jayanto, yang merupakan wartawan senior, Ahli Pers Dewan Pers, akademisi, penulis, sekaligus salah satu tokoh organisasi pers nasional, mengajak jajaran kepolisian di wilayah Jawa Tengah untuk terus meningkatkan komunikasi dengan perusahaan media yang menjalankan kegiatan jurnalistik sesuai ketentuan dan kode etik.

Ia juga mendorong Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc agar memperkuat koordinasi serta keterbukaan komunikasi dengan jajaran Polres dan Polresta di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Menurut Jayanto, kemitraan antara kepolisian dan perusahaan pers seharusnya tidak semata-mata berorientasi pada kepentingan publikasi.

Lebih dari itu, hubungan tersebut dapat menjadi sarana untuk mendukung keterbukaan informasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan yang diterima publik.

“Kerja sama antara kepolisian dan media harus tetap berada dalam koridor profesional, terbuka, serta menghormati ketentuan hukum dan prinsip-prinsip jurnalistik,” kata Jayanto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/8/2026).

Penguatan komunikasi tersebut, lanjutnya, juga perlu melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan lembaga negara. SMSI Jawa Tengah mengajak Gubernur Jawa Tengah, bupati dan wali kota, Pangdam, Danrem, Dandim, Kejaksaan, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, hingga jajaran Diskominfo di Jawa Tengah untuk bersama-sama menciptakan iklim pers yang sehat.

Keberadaan perusahaan pers dinilai mempunyai posisi penting dalam membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai pembangunan daerah, pelayanan publik, kebijakan pemerintah, maupun berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Namun demikian, hubungan antara lembaga pemerintah dan perusahaan pers harus dilaksanakan dengan prinsip keterbukaan, profesionalitas, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar kerja jurnalistik.

“SMSI terbuka untuk menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang sehat. Pemerintah, TNI, Polri dan perusahaan pers memiliki tanggung jawab bersama agar informasi yang diterima masyarakat berkualitas dan dapat dipercaya,” jelasnya.

Sebagai salah satu konstituen Dewan Pers, SMSI menaungi perusahaan media siber dan terus mendorong peningkatan profesionalisme, tata kelola perusahaan pers, serta kualitas jurnalistik di tengah perkembangan teknologi digital.

Dengan komunikasi dan kolaborasi yang semakin baik, SMSI Jawa Tengah berharap hubungan antara perusahaan pers dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin kuat.

Sinergi tersebut diharapkan tetap berjalan dengan menghormati independensi media serta menjaga profesionalitas jurnalistik.
(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA