TMMD ke-128 Selesai di Jatiayu Gunungkidul, Warga dan TNI Kuatkan Semangat Gotong Royong

waktu baca 2 menit
Jumat, 22 Mei 2026 14:33 12 Admin Faktanusantara

GUNUNGKIDUL, Faktanusantara.co.id// – Lapangan Pengkol, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Kamis 21/5/2026, menjadi pusat upacara penutupan TMMD ke-128 Sengkuyung Tahap II.
Ratusan warga, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat hadir bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” menandai berakhirnya rangkaian pengabdian selama satu bulan di wilayah tersebut.
Upacara dimulai pukul 09.15 WIB dan dipimpin langsung Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan. Sekitar 400 peserta mengikuti jalannya acara dengan khidmat.

Hadir pula Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Ketua DPRD Endang Sri Sumartini, Kapolres AKBP Damus Asa, jajaran Forkopimda, kepala OPD, lurah se-Karangmojo, serta tokoh masyarakat.

Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga investasi jangka panjang untuk pemerataan kesejahteraan.
“Desa diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing,” ujarnya.

Selama pelaksanaan TMMD, program yang dikerjakan meliputi pembangunan jalan, irigasi, jembatan, fasilitas umum, renovasi rumah tidak layak huni, jambanisasi, penyediaan air bersih, penghijauan, hingga penyuluhan bagi warga.

Di balik aktivitas alat berat dan proyek fisik, semangat gotong royong kembali hidup.
TNI, Polri, pemerintah, pemuda, pelajar, dan warga desa bekerja bersama tanpa sekat selama sebulan penuh.

Program yang digelar serentak di wilayah Kodam IV/Diponegoro ini menunjukkan bahwa pembangunan bisa dimulai dari desa.
Jatiayu menjadi contoh bagaimana harapan untuk Indonesia yang lebih merata dibangun perlahan dari akar rumput.

Selain membangun sarana, TMMD juga meninggalkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Di tengah era digital yang cenderung individual, tradisi sambatan dan kerja bakti kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bupati Endah bersama Forkopimda mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Acara ditutup dengan pemotongan pita sebagai tanda rampungnya pembangunan, dilanjutkan ramah tamah bersama warga.

Bagi masyarakat, TMMD bukan sekadar membangun jalan atau fasilitas baru.
Kehadiran program ini memberi rasa diperhatikan dan diajak berjalan bersama membangun desa.

Kegiatan penutupan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
(***)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA