
Garut, Faktanusantara co.id// – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung di Kampung Darusalam RT 03 RW 11, Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Peristiwa tersebut membuat warga sekitar panik setelah api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta dua unit sepeda motor yang berada di dalam rumah.
Menurut keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian atap rumah milik Imik. Dalam waktu singkat, api langsung membesar sehingga sulit dikendalikan.
Warga yang berada di lokasi berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sambil menunggu bantuan datang.

Suasana di lokasi sempat mencekam karena terdengar beberapa kali ledakan yang diduga berasal dari tangki bahan bakar sepeda motor yang terbakar.
Kepulan asap tebal dan panas api membuat warga harus berhati-hati saat membantu proses pemadaman.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sinarjaya Polsek Bungbulang, Brigpol Harisma Sapari, segera menuju lokasi untuk membantu penanganan kebakaran.
Bersama aparat desa dan masyarakat setempat, petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke area lain.
Berdasarkan hasil keterangan saksi Cecep (46), anak pemilik rumah, dirinya mengetahui kebakaran setelah kembali dari jamban menuju rumah dan melihat api sudah membakar bagian atap bangunan.
Karena lokasi rumah cukup jauh dari sumber air dan pemukiman warga, proses pemadaman mengalami kendala sehingga rumah beserta dua kendaraan tidak dapat diselamatkan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat korsleting listrik. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materi sekitar Rp50 juta.
Selain Cecep, saksi lain yang berada di lokasi yakni Dedeh (45), warga Kampung Darusalam RT 03 RW 11 Desa Sinarjaya. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas bersama warga masih melakukan proses pendinginan di area kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di puing-puing bangunan.
(***)
Tidak ada komentar