Liburan Glamping di Temanggung Berujung Duka, Satu Keluarga Ditemukan Meninggal di Penginapan

waktu baca 2 menit
Kamis, 28 Mei 2026 21:11 15 Redaksi

TEMANGGUNG, Faktanusantara.co.id// – Suasana liburan di salah satu kawasan wisata glamping di Kabupaten Temanggung berubah menjadi peristiwa memilukan.

 

Empat anggota keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar penginapan pada Rabu malam (28/5/2026).

 

Keempat korban diketahui merupakan satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan dua anak laki-laki berusia 21 tahun serta 16 tahun.

 

Mereka sebelumnya datang ke lokasi wisata pada Selasa sore (26/5/2026) untuk menghabiskan waktu liburan bersama.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, keluarga tersebut sempat menikmati makan malam menggunakan bekal yang dibawa sendiri sebelum beristirahat di penginapan glamping yang mereka sewa.

 

Kejanggalan mulai dirasakan petugas pengelola pada Rabu pagi saat hendak mengantarkan makanan ke kamar korban. Saat pintu diketuk tidak ada respons dari dalam ruangan.

 

Petugas kemudian kembali mendatangi kamar sekitar pukul 11.00 WIB untuk mengingatkan jadwal check-out. Namun makanan yang sebelumnya diantar masih terlihat belum tersentuh dan situasi di dalam kamar tetap sunyi.

 

Karena hingga sore hari tidak ada aktivitas mencurigakan dari penghuni kamar, petugas akhirnya melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat itulah seluruh penghuni kamar ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

 

Dari hasil pengecekan awal di lokasi, petugas menemukan tanda berupa busa di area mulut korban sehingga muncul dugaan awal adanya keracunan. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian.

 

Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi bersama tim Inafis langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi penginapan.

 

Seluruh jenazah kemudian dibawa ke RSUD Temanggung untuk pemeriksaan lanjutan. Tim DVI Polda Jawa Tengah juga telah melakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian empat korban tersebut.

 

Saat ini aparat kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan terkait insiden yang menewaskan satu keluarga itu.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA