Soroti Kisruh POPDA XII Banten 2026, FAMS Desak Bupati Serang Evaluasi Disporapar dan Copot Kadis Jika Lalai

waktu baca 2 menit
Rabu, 24 Jun 2026 21:56 6 Redaksi

Serang, Faktanusantara.co.id// – Forum Aktivis Muda Serang FAMS menyoroti sejumlah masalah yang muncul selama pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah POPDA XII Provinsi Banten 2026 yang diikuti kontingen Kabupaten Serang. Permintaan maaf dari Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Disporapar Kabupaten Serang dinilai belum cukup menjawab kekecewaan atlet, pelatih, ofisial, dan masyarakat.

Sekretaris FAMS, Dansi Marwan, menegaskan POPDA bukan hanya acara seremonial tahunan, melainkan ajang prestasi yang mengangkat nama Kabupaten Serang di tingkat Provinsi Banten. Karena itu, segala bentuk kelalaian dalam melayani atlet harus dipertanggungjawabkan secara serius.

“Kami menghargai permintaan maaf yang sudah disampaikan Kepala Disporapar. Namun, masalah yang terjadi tidak bisa selesai hanya dengan permintaan maaf. Atlet sudah berjuang mengharumkan Kabupaten Serang, jadi mereka berhak mendapat pelayanan terbaik dari pemda,” tegas Dansi Marwan.

Menurutnya, berbagai kritik dari atlet dan masyarakat menandakan ada masalah mendasar dalam tata kelola dan manajemen kontingen Kabupaten Serang di POPDA 2026. Kondisi ini jadi peringatan bagi Pemkab Serang untuk segera mengevaluasi total kinerja Disporapar.

“Kami mendesak Bupati Serang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan POPDA 2026. Kalau hasil evaluasi menemukan kelalaian, lemah secara manajerial, atau gagal menjalankan tanggung jawab jabatan, maka Kepala Disporapar Kabupaten Serang layak dicopot sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik,” lanjutnya.

FAMS menilai jabatan kepala dinas bukan sekadar jabatan administratif, tetapi amanah yang harus dijalankan profesional. Kelalaian dalam memberi layanan layak kepada atlet bisa menurunkan semangat pembinaan olahraga dan mencoreng nama Kabupaten Serang di tingkat provinsi.

“Kami tidak mau persoalan ini berhenti di permintaan maaf dan janji evaluasi. Harus ada langkah nyata, transparan, dan tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Bupati Serang harus menunjukkan keberpihakan pada atlet dan masyarakat dengan mengambil tindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab,” tutup Dansi Marwan.

Forum Aktivis Muda Serang FAMS menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sebagai kontrol sosial terhadap tata kelola pemerintahan daerah yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Forum Aktivis Muda Serang FAMS
Kabupaten Serang

[Redaksi/Tim]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA