_Tinjau Yonif TP 450 dan 451 di Solo Raya, Pangdam IV/Diponegoro: Ini Batalyon Tempur Harus Siap Operasi_

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Jul 2026 23:38 21 Redaksi

SRAGEN, Faktanusantara.co.id//– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., http://M.Han., melakukan kunjungan kerja di wilayah Solo Raya untuk mengecek langsung kesiapan operasional dan progres pembangunan dua satuan baru, yakni Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 450/Karanganyar dan Yonif TP 451/Satria Mangkubumi Sragen, Kamis 16 Juli 2026. Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta pembinaan personel sebagai pilar baru pertahanan sekaligus pendukung percepatan pembangunan daerah.

Kunjungan diawali di Marshaling Area Yonif TP 450/Karanganyar di kawasan Waduk Gondang, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar. Di lokasi, Pangdam meninjau pembangunan markas, tenda prajurit, dan dapur batalyon setelah menerima paparan dari Wadanyon TP 450 Kapten Inf Arif Dian Prasetya.

Dalam peninjauan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, para Asisten Kasdam, dan Kabalak jajaran Kodam IV/Diponegoro. Turut hadir Forkopimda Karanganyar dan unsur Forkopimcam Kerjo.

Di hadapan ratusan prajurit, Pangdam menegaskan Yonif Teritorial Pembangunan pada hakikatnya adalah batalyon tempur yang harus memiliki kesiapsiagaan tinggi untuk tugas operasi dan pertempuran. Selain fungsi pertahanan, satuan ini juga mengemban tugas membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, penanggulangan bencana, ketahanan pangan, serta menyukseskan program pembangunan nasional.

Pangdam juga memberi atensi kepada prajurit muda Yonif TP 450 agar menjaga integritas dan menjauhi pelanggaran disiplin maupun hukum. Ia mengingatkan agar bijak bermedia sosial, menjauhi judi online dan pinjol ilegal, serta aktif membangun kemanunggalan dengan masyarakat melalui kegiatan teritorial dan keagamaan. Ia menegaskan tidak boleh ada desersi atau THTI dalam menyelesaikan masalah pribadi maupun dinas, melainkan harus dikomunikasikan kepada senior atau atasan.

Usai dari Karanganyar, Pangdam bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Sragen menggunakan helikopter untuk meninjau Yonif TP 451/Satria Mangkubumi. Rombongan disambut Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin. Peninjauan menyasar dua titik, yakni Marshaling Area di eks Pabrik Karet Kedawung PTPN I Regional 3 Batu Jamus dan Markas Komando Yonif 451/SM di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, untuk melihat langsung perkembangan konstruksi.

Saat pengarahan di hadapan 400 prajurit Yonif TP 451/SM, Pangdam memaparkan rencana pemerintah membentuk 750 batalyon serupa di seluruh Indonesia hingga 2029. Satuan ini diproyeksikan menjadi tulang punggung kekuatan baru TNI AD. Terkait fasilitas pangkalan yang masih dalam tahap awal pembangunan, Pangdam meminta prajurit bersabar dan menjaga moril karena proyek ini menjadi prioritas pemerintah yang nantinya akan dilengkapi barak dan perumahan yang lebih layak.

Menutup kunjungan, Pangdam menginstruksikan seluruh prajurit Yonif TP 451/SM terus mengasah kemampuan dasar militer seperti menembak, bela diri, dan menjaga kebugaran fisik karena satuan ini harus siap dikerahkan kapan saja. Ia juga menekankan pentingnya keteladanan senior terhadap junior, menjaga nama baik institusi dengan menghindari tindak kriminal, serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan tidak meninggalkan ibadah sesuai agama masing-masing.

_(Red- Pendam IV/Diponegoro)_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA