Kasdam IV/Diponegoro Ikuti Puncak Perayaan Waisak 2570 BE di Borobudur, Perkuat Semangat Toleransi dan Harmoni

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Jun 2026 20:17 10 Redaksi

Magelang, Faktanusantara.co.id//, – Wakil Panglima Kodam IV/Diponegoro, Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., turut menghadiri rangkaian perayaan Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (31/5/2026). Kehadiran Kasdam menjadi wujud dukungan TNI dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi umat Buddha yang menjalankan ibadah hari raya Waisak.

 

Perayaan Waisak tahun ini mengangkat tema “Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan” dengan subtema “Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia.” Tema tersebut mengajak umat untuk menanamkan nilai-nilai kebajikan, toleransi, serta kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Prosesi keagamaan diawali di Kompleks Candi Mendut melalui sembahyang bersama yang dipimpin para Bhikkhu Sangha. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyalaan pelita perdamaian dan doa bersama di pohon harapan.

 

Ribuan umat kemudian mengikuti Kirab Waisak menuju Candi Borobudur dengan berjalan kaki menempuh jarak sekitar empat kilometer dalam suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan.

 

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, personel TNI bersama Polri dan pemerintah daerah melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di berbagai titik strategis. Pengamanan mencakup jalur kirab, area ibadah, hingga kawasan Candi Borobudur guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan nyaman bagi para peserta.

 

Tercatat lebih dari 20 ribu umat Buddha dari berbagai wilayah Indonesia serta sejumlah negara hadir dalam perayaan Waisak tahun ini. Kolaborasi yang solid antara aparat keamanan, pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat berhasil menciptakan suasana yang damai dan tertib sepanjang acara berlangsung.

 

Perayaan Waisak di Borobudur tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai persatuan, toleransi, dan kerukunan yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA