Keluarga Bantah Klarifikasi Puskesmas Gunungsari Soal Penanganan Pasien Persalinan

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Mei 2026 15:24 20 Admin Faktanusantara

SERANG, Faktanusantara.co.id// – Polemik dugaan lambannya penanganan pasien persalinan di Puskesmas Gunungsari kembali mencuat setelah muncul klarifikasi dari pihak puskesmas yang dimuat media online pada Sabtu 23/5/2026.

Melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Utami Prananda, pihak puskesmas membantah adanya pasien atas nama almarhumah Muhayaroh yang datang pada 1/5/2026.
Puskesmas juga menegaskan layanan UGD dan persalinan tetap berjalan 24 jam, termasuk saat hari libur nasional.
Petugas bidan disebut tetap berjaga dan hanya sempat meninggalkan ruangan sekitar 15 menit untuk makan siang.

Dalam klarifikasi itu, puskesmas menyatakan berdasarkan audit internal, pasien terlebih dahulu berada di Praktik Bidan Mandiri selama beberapa jam sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Namun keterangan tersebut dibantah keluarga korban.
Mereka meyakini almarhumah sempat datang ke Puskesmas Gunungsari untuk mencari pertolongan sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan lain.
Menurut keluarga, saat itu korban datang bersama suami dan beberapa saksi lainnya.

Polemik berlanjut setelah awak media mengaku meminta rekaman CCTV untuk memastikan kronologi kejadian, namun rekaman tersebut tidak diperlihatkan.
“Keluarga siap menjelaskan bahwa korban memang datang ke puskesmas pada hari itu,” ujar salah satu anggota keluarga.

Selain itu, muncul dugaan adanya intimidasi terhadap keluarga korban setelah kasus ini mencuat ke publik.
Dugaan tersebut disebut berkaitan dengan komunikasi salah satu tenaga kesehatan kepada pihak keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak yang dimaksud.

Sebelumnya, Camat Gunungsari Sri Rahayu Basukiwati juga menyebut persoalan pelayanan di puskesmas tersebut bukan pertama kali dikeluhkan warga.
Bahkan fasilitas kesehatan itu pernah mendapat protes terkait pelayanan.

Tokoh masyarakat dan warga Kecamatan Gunungsari kini berharap ada keterbukaan dari semua pihak agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap tanpa menimbulkan spekulasi.
Awak media masih melakukan penelusuran dan konfirmasi lanjutan kepada pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi sesuai kode etik jurnalistik.
(*)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA