
SERANG, Faktanusantara co id// – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kampung Cikundur, Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang menuai sorotan. Menu yang diberikan kepada penerima manfaat diduga belum memenuhi standar gizi sesuai ketentuan program pemerintah.

Dugaan ini mencuat setelah awak media melakukan peninjauan langsung ke dapur MBG Cikundur, Jumat 5 Juni 2026. Dari hasil pemantauan, komposisi makanan yang disajikan dinilai sejumlah pihak belum maksimal jika mengacu pada standar gizi yang ditetapkan pemerintah pusat maupun daerah.
Saat dikonfirmasi di ruang kerja, petugas pengelola MBG mengaku sudah berkoordinasi dengan Kapolsek Pabuaran soal pelaksanaan program. Pihak kepolisian disebut turut memberi arahan dan masukan terkait jalannya kegiatan MBG di wilayah itu.
Selain soal menu, awak media juga menanyakan sistem pengelolaan limbah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah untuk kegiatan cuci peralatan makan. Pengelola mengklaim fasilitas IPAL sudah tersedia sesuai aturan. Namun ketika diminta menunjukkan langsung lokasi IPAL atau saluran pembuangan limbah, pengelola belum bisa memperlihatkan fasilitas tersebut kepada wartawan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, menu yang disajikan hari itu terdiri dari mie, wortel, jagung, telur rebus, tahu, dan potongan semangka dalam kemasan plastik. Beberapa warga sekitar juga menyampaikan beragam tanggapan terkait pelaksanaan MBG tersebut.
Menindaklanjuti temuan ini, media mendesak instansi terkait seperti Badan Gizi Nasional dan pemda setempat agar segera turun melakukan evaluasi dan pengecekan lapangan. Tujuannya memastikan program MBG berjalan sesuai standar dan tepat sasaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Badan Gizi Nasional maupun dinas terkait mengenai dugaan tersebut. Sejumlah organisasi kewartawanan di Banten menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan program MBG di Cikundur agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
_Redaksi_



Tidak ada komentar