Semangat Berbagi di Iduladha 1447 H, Warga Prambanan dan Berbah Sembelih Puluhan Hewan Kurban

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Mei 2026 15:46 5 Redaksi

SLEMAN, Faktanusantara.co.id//, – Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di wilayah Kapanewon Prambanan dan Berbah, Kabupaten Sleman, berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

 

Berdasarkan hasil pemantauan pada 27 Mei 2026, masyarakat di sejumlah padukuhan antusias melaksanakan penyembelihan hewan kurban untuk dibagikan kepada warga.

 

Hari Raya Iduladha tahun ini ditetapkan jatuh pada Rabu, 26 Mei 2026, sesuai keputusan bersama pemerintah, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.

 

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan mulai Kamis, 27 Mei 2026, dan berlanjut selama hari tasyrik hingga 30 Mei 2026.

 

Di Padukuhan Potrojayan, Kalurahan Madurejo, Prambanan, panitia kurban menyembelih tujuh ekor sapi dan sepuluh ekor kambing.

 

Ketua panitia, Budi Saputra, menjelaskan bahwa sebagian kambing disalurkan ke wilayah lain, sedangkan daging sapi dan kambing sisanya dibagikan kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama.

 

“Jumlah warga sekitar 755 jiwa dan seluruhnya mendapat pembagian daging kurban,” ujar Budi.

 

Sementara itu, panitia kurban di Padukuhan Kebondalem, Madurejo, Prambanan, melaksanakan penyembelihan tujuh ekor sapi dan 19 ekor kambing.

 

Selain pembagian daging kepada warga, panitia juga menyerahkan beberapa lembar kulit sapi untuk bantuan sosial ke panti asuhan.

 

Pelaksanaan serupa juga berlangsung di Padukuhan Kebonan, Kalitirto, Berbah. Ketua panitia, Sunarja, mengatakan tahun ini masyarakat setempat menyembelih lima ekor sapi dan tujuh ekor kambing yang hasilnya dibagikan kepada seluruh kepala keluarga di wilayah tersebut.

 

Di Padukuhan Kadisono, Berbah, jumlah hewan kurban tercatat lebih banyak. Ketua panitia Sudaryanto menyampaikan bahwa warga menyembelih sembilan ekor sapi dan 25 ekor kambing, termasuk bantuan dari beberapa perusahaan swasta.

 

Salah satu hewan kurban yang menarik perhatian warga adalah seekor sapi berbobot sekitar 850 kilogram milik Andi, warga Kadisono. Sapi tersebut disebut memiliki nilai sekitar Rp50 juta.

 

“Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk ikut berkurban tahun ini,” kata Andi singkat saat ditemui di lokasi penyembelihan.

 

Warga sekitar menyebut Andi memang rutin berpartisipasi dalam ibadah kurban setiap tahunnya dengan hewan berukuran besar.

 

Dari hasil pemantauan di empat padukuhan tersebut, total hewan kurban yang disembelih mencapai 28 ekor sapi dan 61 ekor kambing.

 

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam ibadah kurban sekaligus meningkatnya kepedulian sosial terhadap sesama.

 

Panitia di masing-masing wilayah menyatakan distribusi daging masih diprioritaskan untuk kebutuhan warga setempat, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan dan momentum kurban hanya berlangsung sekali dalam setahun.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA