Pendaki Asal Semarang Meninggal di Sabana I Merbabu via Selo, Polisi Pastikan Tak Ada Luka Kekerasan

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jun 2026 20:54 4 Redaksi

BOYOLALI, Faktanusantara.co.id// – Seorang pendaki Gunung Merbabu asal Kabupaten Semarang meninggal dunia saat mendaki lewat jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu 10 Juni 2026.

Korban bernama Widodo, 44 tahun, warga Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Insiden terjadi di area Sabana I Gunung Merbabu ketika korban bersama rekannya berjalan menuju puncak.

Menurut saksi, Widodo dan rekannya mulai mendaki dari Basecamp Gancik pada Rabu dini hari. Usai istirahat di Sabana II, mereka melanjutkan perjalanan ke puncak. Di tengah jalur, korban mendadak jatuh dan tak sadarkan diri.

Melihat kondisi itu, rekan korban langsung meminta pertolongan ke pendaki lain dan relawan yang berjaga di jalur. Tim relawan mengevakuasi korban turun ke basecamp, lalu dibawa ke RS Pandan Arang Boyolali untuk penanganan medis.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban sudah meninggal dunia. Pihak rumah sakit memperkirakan korban meninggal beberapa jam sebelum tiba di RS.

Kapolsek Selo AKP Kiryanta, S.H. menyebut kepolisian sudah menerima laporan, mendatangi lokasi, memeriksa saksi, serta mendata peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Boyolali membenarkan kejadian itu. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga juga menerima peristiwa ini sebagai musibah.

“Polisi sudah memeriksa dan meminta keterangan saksi. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan pada korban. Keluarga menerima ini sebagai musibah dan tidak meminta tindak lanjut,” kata AKP Winarsih.

Polres Boyolali mengimbau pendaki agar menyiapkan kondisi fisik, memperhatikan kesehatan, dan mematuhi prosedur keselamatan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan selama pendakian.

Proses penanganan dan evakuasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

(Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA