Polisi Masuk Sekolah, Siswa SMK Muhammadiyah 4 Boyolali Diingatkan Jauhi Tawuran dan Bullying

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 22:43 15 Redaksi

BOYOLALI, Faktanusantara.co.id//, – Kepolisian terus memperkuat langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja di kalangan pelajar. Salah satunya dilakukan melalui pembinaan langsung di sekolah yang melibatkan Kapolsek Boyolali Kota AKP Andy Setiawan, S.H., dalam apel pagi di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Senin (10/8/2026).

 

Apel yang digelar di lapangan sekolah tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Dalam kesempatan itu, AKP Andy Setiawan bertindak sebagai pembina apel sekaligus memberikan sejumlah pesan kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga perilaku dan menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah potensi tawuran antarpelajar.

 

Para siswa diminta tidak mudah terbawa emosi, terpengaruh ajakan teman, maupun terpancing informasi yang dapat memicu konflik.

 

Kapolsek juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat. Siswa diharapkan mampu menghindari bullying, pergaulan bebas, serta berbagai aktivitas negatif yang berpotensi mengganggu masa depan mereka.

 

“Gunakan masa sekolah sebaik mungkin untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mengejar prestasi. Jangan mudah terpengaruh ajakan yang mengarah pada tawuran maupun tindakan yang melanggar hukum,” pesan AKP Andy.

 

Tidak hanya membahas persoalan kenakalan remaja, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas. Para pelajar diingatkan agar selalu menaati peraturan saat berada di jalan serta memperhatikan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

 

Dalam sesi pembinaan, perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) turut menjadi salah satu materi yang dikenalkan kepada siswa. Teknologi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab, terutama untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan berbagai aktivitas yang bersifat positif.

 

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan edukasi di sekolah menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran hukum sekaligus menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.

Menurutnya, kalangan pelajar memiliki peran penting sebagai generasi yang akan melanjutkan pembangunan bangsa. Oleh sebab itu, pembinaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar siswa memiliki pemahaman mengenai konsekuensi dari perilaku negatif dan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam pergaulan.

 

“Pencegahan kenakalan remaja tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat agar anak-anak mendapatkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,”jelasnya.

Seluruh rangkaian apel dan pembinaan di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali berjalan dengan tertib. Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA