Polsek Diwek Dampingi Distribusi Hasil Panen, 10 Ton Jagung Petani Disalurkan ke Bulog Jombang

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 20:26 20 Redaksi

JOMBANG, Faktanusantara.co.id//, – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi antara aparat kepolisian, petani, dan Bulog.

 

Salah satu langkah nyata terlihat saat Polsek Diwek, Polres Jombang, melakukan pendampingan pengiriman hasil panen jagung milik petani menuju Gudang Bulog Tunggorono, Kabupaten Jombang, Senin (8/6/2026).

 

Pengiriman jagung milik M. Saifur, warga Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, mendapat pengawalan langsung dari Ps. Kanit Binmas Polsek Diwek, Aiptu Suwito.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga ketersediaan stok bahan pangan nasional.

 

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR melalui Kapolsek Diwek AKP Darul Hudha menyampaikan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting perekonomian daerah.

 

Menurutnya, pendampingan terhadap petani merupakan bentuk kepedulian Polri agar hasil panen dapat tersalurkan dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi para petani.

 

“Keberadaan Polri di tengah masyarakat juga bertujuan membantu menyukseskan program pemerintah, termasuk dalam bidang ketahanan pangan.

 

Kami berharap hasil panen petani dapat terserap optimal sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan mereka,” ujar AKP Darul Hudha.

 

Ia menambahkan, pengawalan distribusi hasil panen dilakukan untuk memastikan proses pengiriman berjalan aman tanpa hambatan hingga tiba di lokasi tujuan.

 

Dengan demikian, petani memperoleh kepastian bahwa hasil kerja mereka dapat dipasarkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

 

Dari hasil penimbangan di Gudang Bulog Tunggorono, total jagung pipil yang diterima mencapai 10 ton.

 

Komoditas tersebut dibeli Bulog dengan harga Rp6.400 per kilogram dan memiliki kadar air sekitar 14 persen, sesuai standar kualitas yang berlaku.

 

Para petani menyambut positif keterlibatan aparat kepolisian dalam proses distribusi hasil panen.

 

Kehadiran personel Polri dinilai memberikan rasa aman sekaligus membantu kelancaran pengiriman hingga ke gudang penyimpanan.

 

Melalui kerja sama yang terjalin antara Polri, Bulog, dan petani, program ketahanan pangan diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan.

 

Selain menjaga ketersediaan pangan, kolaborasi tersebut juga diyakini mampu meningkatkan pendapatan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Jombang.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA